Showing posts with label GagasMedia. Show all posts
Showing posts with label GagasMedia. Show all posts

April 23, 2015

[Curhat Buku] #1: Recently Finish, Currently Reading, and To Read Next

5:17 PM 3 Comments
Assalamualaikum..

Selamat Hari Buku Sedunia, teman-teman! :)
Buku apa yang kalian baca hari ini?

Seharian ini aku belum membaca buku (novel) apa pun. Begitu banyak deadline tugas untuk besok sehingga beberapa buku (mungkin) akan terabaikan. Mungkin loh ya. Siapa tau aku bosan dengan buku-buku laporan dan tugas ini sehingga lebih memilih novel-novel yang cantik itu X)

Seperti biasa, aku selalu semangat untuk membuat postingan ketika dikejar deadline tugas kuliah.  Meskipun banyak postingan yang berakhir di draft saja haha. Tapi ketika nyantai malah ga pengen ngerjain apa-apa ._.

Nah barusan aja aku berkunjung ke blognya kak Orinthia dan membaca postingan Curhat Buku. Jadi Curhat Buku ini adalah meme pertama yang akan dihosting kak Orinthia @ Orinthia's Bookshelf. Isinya bebas selama bersangkutan dengan buku dan bisa dilakukan kapan saja.

Berhubung aku suka curhat, jadi ikutan deh XD

June 14, 2014

[Review Novel] White Fang

5:52 PM 0 Comments

IDENTITAS BUKU :
Judul : White Fang
Penulis : Jack London
Penerbit : GagasMedia
Penerjemah : Harisa Permatasari
Tebal : 329 halaman
Terbit : Cetakan pertama, 2014
ISBN : 979-780-700-2
Get from : Arisan buku GagasMedia dan Bukune
Bisa dibeli di : bukabuku.com 

SINOPSIS :
Ia adalah anjing separuh serigala. Ia menghirup udara kali pertama dalam sebuah gua di antartika yang membeku, di tengah-tengah bencana kelaparan yang mengambil nyawa semua saudara sekandungnya. Di dunianya yang sunyi, ia harus mengikuti aturan keras di Utara -- membunuh, atau terbunuh.

Kemudian, manusia menangkap ia dan ibunya. Manusia mengajari White Fang untuk membenci. Ia dipukuli, disiksa, diserang. Ia dibeli, dijual lagi, lalu dilatih membunuh dalam permainan berdarah. Ia tidak pernah bersentuhan dengan kebaikan. Ia menjadi makhluk berbahaya yang dikuasai amarah. Hingga, seorang pria melihat hal lain dalam diri White Fang. Satu-satunya orang yang cukup berani untuk menawari White Fang kehidupan baru. Namun, apakah seekor serigala tahu arti kata "harapan"? Dapatkah makhluk yang penuh kebencian mengenal kata "cinta"?

REVIEW :
Buku ini aku dapatkan dari arisan buku GagasMedia dan Bukune bulan lalu, dan baru mulai dibaca tanggal 28 Mei kemarin. Jujur, awalnya udah semangat banget baca buku ini. Apalagi setelah membaca tweet seseorang yang sepertinya sangat menyukai buku ini. Tapi entah kenapa, di awal membaca aku benar-benar kesulitan memahami kata-katanya. Susah sekali mengimajinasikan deskripsi yang diberikan. Akibatnya, buku ini pun tertunda dibaca.

March 3, 2014

[Review Novel] Lost

9:30 AM 0 Comments


IDENTITAS BUKU :
Judul : Lost
Penulis : Eve Shi
Penerbit : GagasMedia
Tebal : 309 halaman
Terbit : Cetakan pertama, 2014
ISBN : 979-780-698-7
Bisa dibeli di : bukabuku.com 
Rating : 4/5 bintang

SINOPSIS :
INI BUKAN CERITA BAHAGIA.
INI TENTANG KAKAK-BERADIK DAN PENGHUNI LAMA
DI APARTEMEN BARU MEREKA.

Ia menggulingkan badan menghadap dinding,
dan tempat tidur berderit.

Maura mengucek mata.
Tempat tidur ini dibawa dari apartemen lama
dan sudah tidak baru. Tapi pasti belum reyot
sampai berbunyi tiap kali ia bergerak.
Maura mulai menegakkan badan untuk
memeriksa kerangka tempat tidur, lalu terkesima.

Di ujung tempat tidur
duduk seorang perempuan berambut panjang,
memunggungi Maura....

REVIEW :
Ryan dan Maura adalah dua kakak beradik yang baru saja pindah ke apartemen baru, Ilustre Casa. Alasannya karena lokasi yang strategis, dekat dengan sekolah Maura dan dekat dengan Tea & Pages, kafe merangkap toko buku tempat Ryan menanam modal. Keduanya tinggal di unit 603 di lantai 6. Mereka hanya tinggal berdua. Papi baru saja meninggal, sedangkan Mami di mutasi ke Inggris.

Di Ilustre Casa, satu lantai hanya terdapat tiga unit. Di lantai 6, unit 601 di tempati oleh seorang cowok seumuran Maura - Julian, yang "diungsikan" oleh keluarganya karena ia melihat teman dekatnya bunuh diri. Unit 602 di tempati oleh sepasang suami istri, Pandu dan Nila.

Di cerita setebal 309 halaman ini, hanya berlangsung selama satu minggu dan sebagian besar berlatar di Ilustre Casa. Namun di satu minggu ini, ada banyak kejadian aneh yang dialami Maura, sehingga ia mulai merasa bahwa dirinya gila.

Mulai dari tutup tong sampah yang jatuh sendiri, untaian rambut panjang yang ada di sisirnya, padahal rambut Maura itu pendek. Suara lelaki dewasa yang tertawa di ruang tengah unitnya. Seorang wanita berambut panjang yang ada di kamar Ryan. Kemunculan Bram, petugas kebersihan yang seminggu sebelum Maura datang, bunuh diri dengan cara membakar dirinya di basement.

Untunglah Maura cukup kuat menghadapinya, meskipun terkadang ia merasa putus asa. Namun siapa sangka, Julian, si cowok dingin dari 601 dapat memahami keanehan Maura. Ternya, di Ilustre Casa, Maura dan Julian-lah yang paling peka. Sehingga mereka yang sering terseret ke tatar lain, tempat dimana Penghuni Lama di apartemen baru mereka berkeliaran.

Julian pula yang menjelaskan ke Maura tentang tatar atau dimensi lain. Julian yang membantu Maura ketika Maura tersesat ke tatar Penghuni Lama. Keduanya juga bekerja sama ketika mencari Anjani - Pacarnya Ryan yang terseret ke tatar lain, dan bekerja sama dalam memecahkan "misteri dua hantu" di unit Maura.

Ketika mereka berdua merasa telah menyelesaikan "misteri dua hantu", ketika Mami akhirnya kembali ke Inggris lagi, meninggalkan Maura dan Ryan, ketika Julian telah meninggalkan Ilustre Casa dan kembali ke rumahnya, siapa sangka, ternyata masalah terbesar baru saja di mulai. Di saat Maura mulai merasakan ketenangan, barulah ia memahami makna LOST sebenarnya. Maura harus kehilangan orang terdekatnya kembali.

Ternyata, tidak hanya Penghuni Lama yang menghantui Ilustre Casa. Ada Penghuni Baru yang sebenarnya "sejenis" dengan Penghuni Lama...

*

Selesai membaca buku ini dalam waktu beberapa jam saja. Bahkan sekarang aku sedang membaca ulang buku ini :D

Kenapa pengen banget buku ini? Karena aku telah membaca karya pertama Eve Shi, Aku Tahu Kamu Hantu dan puas sama ceritanya. Sudah lama aku tidak membaca (dan tidak suka) sama cerita horor Indonesia, tapi semenjak baca ATKH jadi pengen nyoba novel horor Indonesia lainnya. Semenjak ATKH, Eve Shi sudah menjadi penulis favoritku, dan aku sudah berjanji ke diri sendiri, untuk mengoleksi semua novel horornya x)

Dari segi cover, Lost ini lebih seram dan lebih gelap daripada ATKH. Tapi untuk kesan horornya, aku lebih merinding ketika membaca ATKH, padahal yang lebih banyak hantunya ya di Lost ini. Tapi efek setelah membaca, lebih kerasa di Lost. Kan aku bacanya malam-malam, terus ketiduran. Nah sekitar jam 2-an gitu ada yang ngetuk pintu kamarku. Yang benar saja, mana ada anak kost yang iseng jam 2 malam. Mereka kan penakut semua (termasuk aku). Akhirnya semalaman itu aku tidur sambil melukin semua boneka yang ada, sambil nutup kepala. Takut ngelihat si Nadiya, wanita berambut panjang di kamarnya Ryan :\

Untuk ceritanya sih seru. Seperti main teka-teki, buat penasaran. Ada beberapa Penghuni Lama di Ilustre Casa, sehingga kita penasaran kenapa mereka masih aja gentayangan di situ. Terutama lelaki berbaju merah dan wanita berambut panjang di unit 603, tempatnya Maura dan Ryan. Sebenarnya mereka itu siapa, kenapa mereka masih di situ. Dan kenapa mereka hobi banget menarik orang lain agar "mampir" di tatar mereka.

Penulis juga dengan lihai menunjukkan fakta-fakta secara perlahan, sehingga belum pulih kekagetan kita dari fakta pertama, udah muncul fakta baru. Sehingga membuat kita terus penasaran, apalagi yang akan muncul di halaman berikutnya.

Ceritanya juga tidak melulu ke bagian horor. Tetap ada hal-hal yang menjurus ke romance, seperti cerita Maura dengan si Mantan Nekat yang tidak pernah menyerah meski telah diputusin. Pertemuan intens antara Maura dan Julian pun menumbuhkan benih-benih cinta :D Selain itu ada juga cerita persahabatan antara Maura dan Dylis, meskipun tidak begitu banyak.

Di sini juga ada informasi baru mengenai tatar atau dimensi lain. Bahwa bumi yang kita tempati ini memiliki beberapa dimensi, dan kita hanyalah menempati salah satu tatar atau dimensinya. Ada kalanya kita bisa terseret ke tatar atau dimensi lain.

Di buku ini kita juga mendapatkan informasi tentang kehidupan girlband. Soalnya si Ryan ini manajer dari girlband White Juliet. Sedikit banyaknya kita bisa mengetahui kehidupan dari nona-nona ini. Bahwa di balik riasan tebal dan senyum mereka, sebenarnya mereka ini pekerja keras yang disiplin.

Secara keseluruhan lebih suka Lost daripada ATKH. Hanya saja ada beberapa deskripsi tempat di Lost ini yang tidak bisa aku bayangkan. Dan waktu ceritanya yang sedikit "berantakan" di kepalaku. Mungkin pas baca ulang ini, aku akan membuat rangkuman beserta detail waktu dan tempatnya, biar lebih jelas :D

4 bintang untuk Maura dan Julian. Berharap Mbak Eve Shi cepat-cepat mengeluarkan novel horor lagi :))

February 23, 2014

[Review Novel] Goodbye Happiness

2:41 PM 5 Comments

IDENTITAS BUKU :
Judul : Goodbye Happiness
Penulis : Arini Putri
Penerbit : GagasMedia
Tebal : 310 halaman
Terbit : Cetakan kelima, 2013
ISBN : 979-780-593-X
Rating : 3/5 bintang

SINOPSIS :
Kau dan aku tidak ditakdirkan untuk berada
dalam satu kisah yang indah. Percaya atau tidak,
begitulah kenyataannya. Jangan menyangkalnya
karena akan sia-sia. Sama seperti berjalan
di atas pecahan kaca, setiap langkah kita
sesungguhnya hanya akan menuai luka.

Kau dan aku seperti tengah mencoba untuk
membirukan senja yang selalu merah. Kita
sama-sama berusaha, tetapi tidak bisa mengubah
apa-apa.  Senja tetap berwarna merah dan
hatiku masih saja berkata tidak. Maka, berhenti
dan renungkanlah ini semua sejenak. Tidak ada
gunanya memaksa. Ini hanya akan membuatmu
tersiksa dan aku menderita.

Lantas, kenapa kita tidak menyerah saja?
Bukankah sejak awal semuanya sudah jelas?
Akhir bahagia itu bukan milik kita.

REVIEW :
Sudah lama banget ngelihat buku ini di Gramedia. Pengen baca, tapi nggak dibeli-beli. Selalu aja kalah prioritas sama buku-buku yang lain. Jadi pas kemaren lihat buku ini di tembat Mbak Vina, langsung pinjam dan selesai dalam 3 jam saja :D

Untuk cover nya yang kalem, aku suka. Gambar kamera, tongkat peri, dan yang satu lagi entah gambar apa dalam sebuah kotak. Mungkin bisa diartiin barang-barang kenangan di dalam kotak. Tongkat peri mungkin menggambarkan si Tink alias Krystal, kamera menggambarkan Skan alias Skandar, dan yang satu lagi, aku enggak tau itu gambar apa ._. Tapi setelah membaca ceritanya, aku rada bingung. Si Skan itu kan fotografer, nah biasanya fotografer itu menggunakan kamera DSLR kan ya? Bukan kamera digital gitu? Apalagi kalau sampai ke Korea. Atau jangan-jangan, entah-gambar-apa itu adalah kameranya?

Terus untuk blurb di bagian belakang. Aku sama sekali enggak ngerti maksudnya. Itu monolog kan? Harusnya yang mengucapkan itu siapa? Aku kira itu monolognya Skan, tapi rasanya enggak nyambung.

Ceritanya dibuka tentang pernyataan Krystal akan batalnya pernikahan antara dirinya dan Seungho. Lengkap dengan alasannya. Lalu cerita bergulir ke beberapa tahun silam, mulai dari pertemuan Krystal dan Skandar, bagaimana keduanya bisa berkuliah di tempat yang sama di Korea, munculnya Seungho dan Vannesa Ahn, dan alasan utama mengapa Krystal tidak bisa menikahi Seungho.

Awal membaca aku sempat kesulitan memahaminya. Munculnya nama-nama yang berbau Korea menurunkan mood baca. Bukannya tidak suka, hanya tidak terbiasa menyebutkan nama-nama mereka yang untuk diucapkan aja sulit. Lidahku kelipat. Tapi setelah tau ada nama Indonesia dan terbiasa dengan hal-hal yang berbau Korea, akhirnya semuanya mengalir saja. Bahkan beberapa percakapan korea, aku praktikkan cara bicaranya di dalam hati. Meskipun tidak suka drama korea, tapi sering mendengar gaya bicara mereka x)

Menggunakan alur campuran dengan sudut pandang ketiga dan pertama. Sudut pandang ketiga ada di bagian awal buku, dan sudut pandang pertama diceritakan oleh Krystal.

Untuk karakter, 3 karakter utama di sini sangat kuat. Skandar, Krystal, dan Seungho. Skandar yang tenang, Krystal yang terlalu fokus pada perasaanya pada Skandar sehingga menyebabkan ia selalu bergantung pada cowok itu, dan Seungho yang rela melakukan apa saja untuk Krystal. Tokoh favoritku adalah Skandar. Kayaknya sandar-able banget ya x)

Ceritanya klise, tentang Krystal yang menyukai Skandar, tapi Skandarnya diam-diam aja namun tetap menjaga Krystal, di lain sisi Seungho juga mencintai Krystal. Tapi yang buat menarik itu bagaimana interaksi antara Krystal dan Skandar. Skandar itu nge-gemesin, tapi juga baik banget. Peluk-able gitu sik, pantesan si Krystal suka meluk-meluk dia XD

Endingnya, antara sedih dan bahagia. Sedih sih, tapi karena aku bacanya nggak serius, nggak nyampai nangis-nangis. Mungkin kalo bisa lebih serius bakalan nangis. Oh ya, sama aku agak bingung sama judul buku ini, Goodbye Happiness. Kirain si Krystal enggak bakal bahagia lagi, ternyata masih bisa bahagia tuh -_-

Ada satu perkataan dari Skan yang terus menghantui Tink (panggilan kesayangan buat Krystal), yang membuktikan bahwa sampai kapanpun dan dimanapun, Skan akan selalu mencintai dan menyayangi Tink. Skan hanya ingin yang terbaik untuk Tinkerbell-nya.

"Tink, are you live happily?"

February 20, 2014

[Review Novel] Dongeng Patah Hati

6:47 PM 2 Comments


IDENTITAS BUKU :
Judul : Dongeng Patah Hati
Penulis : Aveline Agrippina Tando, dkk.
Penerbit : GagasMedia
Tebal : 262 halaman
Terbit : Cetakan pertama, 2013
ISBN : 979-780-616-2
Rating : 3/5 bintang

SINOPSIS :
Dia tidak mencintaimu lagi.
Hatimu terbelah dua
ketika dia memutuskan untuk mendua.
Tak ada lagi yang bisa kau lakukan.
Semuanya berakhir, semuanya sia-sia.

Dia tidak mencintaimu lagi.
Dan kau menangis saat mengucapkan selamat tinggal.
Seketika itu juga tubuhmu terasa menggigil.
Kedinginan karena terlanjur terbiasa
dengan hangat pelukannya....

-----------------------------------------------------------------------

DONGENG PATAH HATI adalah monibus karya 
10 pemenang sayembara menulis 'Proyek 14' dan 4
penulis pilihan GagasMedia. Buku ini dipersembahkan
untuk kamu yang patah hati, diam-diam mencintai...
atau yang pernah diselingkuhi.

REVIEW :
Selesai lagi membaca 1 buku :) Dongeng Patah Hati ini adalah hadiah #GiveWeek dari @GagasAddictInd yang diadain minggu lalu, terima kasih kak :) Sebenarnya aku dapat buku Lost - Eve Shi. Tapi mungkin karena stoknya kosong, yang dikirim Dongeng Patah Hati. Tapi tak apa. Dari awal ngelihat di toko buku, udah tertarik sama kavernya. 

Kavernya cantik namun terlihat 'sedih'. Gambar menara tinggi dengan selendang merah muda yang tertiup angin. Seolah-olah ditinggalkan sendirian.

Sama seperti judulnya, Dongeng Patah Hati, isinya adalah kumpulan cerita-cerita yang temanya patah hati. Gaya berceritanya pun hampir sebagian besar seperti cerita dongeng. Jadi aku membacanya pun secara perlahan dengan nada "mendongeng" di dalam hati. Yang aku takutkan ketika membaca cerita-cerita yang sedih adalah takut nangis! Kalo di kost-an sih enggak apa. Tapi kalo di kelas nangis kan malu XD

Dongeng Patah Hati ini berisi 14 cerita pendek yang dituliskan oleh 14 penulis. 10 penulis adalah pemenang sayembara menulis, dan 4 penulis lainnya adalah penulis pilihan GagasMedia. Dan, inilah dia ke-14 cerita patah hati tersebut :

1. Episode 30: Labirin Patah Hati - Aveline Agrippina Tando
Cerita tentang surat ke-30 dari Alfa untuk G, cowok yang memberitahunya bahwa kekasih Alfa selingkuh dengan tunangan G. Dari pemberitahuan itu, mereka yang sama-sama patah hati saling menghibur dan menguatkan. Tak pelak keduanya akhirnya saling mengasihi.

Namun, G tidak akan pernah bisa membaca surat-surat Alfa.

2. Love Doesn't Have to Hurt - Callia
Cerita tentang sepasang sahabat, dimana si cewek suka sama si cowok. Sayangnya, si cowok ini suka sama dosennya sendiri.

3. Hujan Tanpa Pelangi - Robin Wijaya
Cerita tentang dua orang yang saling menyayangi, namun tidak akan pernah bisa bersatu. Seharusnya mereka tidak bersama. Seharusnya mereka tetap terpisah.

4. Kamu, di Balik Hujan yang Menirai - Kokinas Te
Cerita tentang sepasang kekasih, dimana si ceweknya adalah pecandu. Cowoknya hanya meminta satu hal, si cewek meninggalkan obat-obatan lalu menikah dengan dirinya. Sayangnya, si cewek malah memilih untuk meninggalkan obat-obatan beserta pacarnya.

Siapa sangka, takdir berkata lain. Ternyata bukan ceweknya yang pergi meninggalkan...

5. Unsent Letter - Rafandha
Cerita tentang LDR yang tidak berhasil.

6. It's Not You, It's Me - Stephanie Zen
Cerita tentang seorang gadis yang selalu berusaha tampil cantik demi laki-laki yang dicintainya. Namun sayang, laki-laki itu punya standar yang terlalu tinggi. Mungkin kecantikan yang diinginkan si lelaki ini setara dengan kecantikan bidadari~

7. Jelaga - Dadan Erlangga
Ternyata ini tentang kisah cinta terlarang. Cerita tentang dua orang sahabat, yang salah satunya mencintai sahabatnya sendiri. Misalnya si A dan si B. Si A ini mencintai si B. Tapi si B ini terpesona sama seorang pria menawan, yang ternyata adalah suami orang. Tentu saja hal ini membuat si A sangat kecewa dan patah hati.

Namun bukan hanya A yang patah hati. Aku juga patah hati, selaku pembaca. Apalagi setelah mengetahui si A ini adalah... 

8. Patah Hati Terindah - Lutfia Khoirunnisa
Cerita tentang Rindi yang bertemu Dimas di MOS SMAnya Rindi. Semenjak itu mereka sering bersama, bahkan Dimas yang membantu Rindi untuk menyelesaikan 'masalahnya'. Semuanya berjalan lancar, sampai suatu ketika Rindi mengutarakan perasaannya ke Dimas.

Semenjak itu Dimas menghilang tanpa kabar. Setahun berlalu, namun Rindi tidak bisa melupakan Dimas. Sampai suatu ketika Dimas memintanya untuk bertemu. Namun Dimas tidak sendiri. Dia datang bersama tunangannya...

9. Ulang Tahun ke-17 - Mahir Pradana
Cerita ber-setting di Swiss, tentang seorang pria yang suka menjadi "pengamen" di jalan. Kemudian dia bertemu dengan remaja perempuan 16 tahun yang sangat mirip dengan orang yang dia kasihi di masa lampau.

Suatu ketika, si gadis ini berulang tahun yang ke-17 dan meminta si pria untuk bermain musik di acara ulang tahunnya. Si pria menyetujuinya. Siapa sangka, ternyata di pesta ulang tahun itu, si pria malah bertemu dengan Elise, gadis masa lalunya. Yang tidak pernah datang menemuinya ketika mereka ingin "minggat" bersama.

10. Keberuntungan Kedua - Shelly Fw
Cerita tentang sepasang sahabat yang salah satunya mencintai sahabatnya. Namun sayang bertepuk sebelah tangan.

11. To Make You Feel My Love - Ina Inong
Cerita tentang cinta diam-diam semasa sekolah yang terus berkembang hingga mereka dewasa. Keduanya sempat terpisah, namun kembali bertemu dengan perasaan yang sama. Tapi entah kenapa, mereka tidak bisa bersatu...

12. Bunga Pengantin - Sanie B. Kuncoro
Cerita tentang seorang pria yang mendapatkan bunga pengantin, dan dia hanya datang sendirian di acara itu. Sebagai 'hukumannya', dia harus mencari 'pasangan' di acara itu juga. Dan dia mendapatkan gadis itu. Di saat mereka semakin dekat, siapa sangka ternyarta si pria telah bertunangan...

13. Yogyakarta, Suatu Cerita - Dodi Prananda
Cerita tentang sepasang kekasih yang harus LDR Padang-Jogja selama setahun. Setahun berlalu dan bisa mereka lalui dengan baik. Tibalah saatnya si gadis pergi ke Jogja, melanjutkan kuliah disana sekaligus bisa bersama kembali dengan kekasihnya. Setelah setahun terpisah, akhirnya mereka bisa bersatu kembali. Namun sayang, ternyata mereka tidak akan pernah bisa bersatu...

14. A Whole New World (But Not) With You - Nyc
Cerita tentang sepasang kekasih yang kembali harus terpisah oleh jarak. Keduanya memilih jalan hidupnya masing-masing.

*

Dari ke-14 cerita di atas, aku paling suka sama cerita ke-13. Lumayan sedih, apalagi itu kisah nyata. Enggak bisa ngebayangin gimana rasanya kalo jadi ceweknya :"(

Dan paling kaget sama cerita ke-7. Itu endingnya nge-twist banget yaa :3 Sama cerita nomor 4, itu settingnya di kotaku loh, Batam :))

Akhirnya aku bisa baca tulisannya Mbak Sanie, kemaren pernah jumpa sekali :D Di ceritanya Mbak Sanie, itu pakai sudut pandang kedua ya? Selama membaca, kagum aja sama sudut pandang ceritanya. Kayaknya aku baru sekali ini baca cerita dengan sudut pandang Kau. Keren :)

Sama penulis cerita ke-8, itu beneran Mbak Lulu BBI Joglosemar kan? Keren ya, ternyata enggak hanya pembaca buku, tapi juga penulis :)

February 12, 2014

[Review Novel] Cruise Chronicle

6:42 AM 4 Comments

IDENTITAS BUKU :
Judul : Cruise Chronicle
Penulis : Ruwi Meita
Penerbit : GagasMedia
Tebal : 295 halaman
Terbit : Cetakan pertama, 2013
ISBN : 979-780-668-5
Rating : 4 dari 5 bintang

SINOPSIS :
Cerita dimulai dengan masa lalu antara Reya dan Langit yang sedang menceritakan tentang kisah jalan Para Kekasih. Dimana kedua kekasih akan berjalan dengan arah yang berbeda, bila nanti mereka bertemu kembali di bawah pohon paling besar, itu artinya cinta mereka tulus. Bila salah satunya ragu, jalan tersebut tidak akan mempertemukan mereka.

Reya yang masih berusia 17 tahun mencintai Langit yang 10 tahun lebih tua darinya. Suatu ketika, Langit melamar Reya dan berjumpa dengan ayahnya Reya. Jelas ayahnya tidak menyetujui hal tersebut. Ayah Reya meminta Langit membawakan kesuksesan bahkan menjadi seorang miliuner. Bila Langit belum berhasil, maka dia tak boleh bertemu Reya. Langit pun berjanji akan memenuhi keinginan ayah Reya, dan mulai saat itu Langit menghilang.

Bertahun-tahun kemudian, Reya yang masih menunggu Langit pun mendapatkan tiket perjalanan menggunakan kapal pesiar Las Olas De Estrellas - Ombak Bintang-Bintang. Di kapal pesiar tersebut nantinya, ia akan bertemu dengan banyak orang asing yang ternyata saling berhubungan satu sama lain, bahkan bertemu dengan orang yang paling ditunggunya selama ini.

Disinilah mereka semua harus menentukan pilihan.

REVIEW :
Sewaktu mbak Alvina menawarkan buku ini, saya langsung melonjak-lonjak. Meskipun belum pernah lihat bukunya, tapi dari judul aja saya udah senang. Pesiar. Kapal pesiar. Itu cita-cita saya. Sebenarnya saya pengen jadi kapten kapal pesiar, minimal bisa kerja disana lah. Tapi malah kuliah di keguruan. Ya sudah, saya jadi guru aja di kapal pesiar XD

Suka sama covernya, gambar-gambarnya sesuai dengan ceritanya. Pas buka bagian dalamnya dan menemukan pembatasnya yang berbentuk jangkar kapal, saya langsung heboh lagi. Keren banget pembatasnya :) Coba ada novel tentang kapal pesiar lagi, terus pembatasnya berbentuk kemudi kapal. Pasti pembatasnya langsung saya tempel di dinding :))

Sebelum membaca, seperti biasa saya selalu membuka-buka isi dalamnya. Entah kenapa saya mengira bahasanya berat. Namun setelah dicoba membaca, ternyata bahasanya ringan dan mengalir begitu saja. Mudah dipahami. Meskipun ada beberapa kata dalam Bahasa Indonesia yang tidak saya tahu artinya hehe.

Menggunakan sudut pandang pertama dengan alur campuran yang sedikit membingungkan. Misalnya sedang menggunakan sudut pandang Reya. Disitu Reya menjalankan aktivitas seperti biasa, namun tiba-tiba pikirannya melayang ke kejadian masa lalu yang cukup panjang. Antara masa sekarang dengan masa lalunya tidak ada perbedaan dalam penulisan. Masih bisa dipahami, tapi mungkin lebih enak kalo tulisan untuk adegan masa lalunya dimiringin (bahasanya apa banget ._.)

Secara keseluruhan, ceritanya berpusat di kapal pesiar. Tidak hanya menggunakan sudut pandang Reya, tapi ada sudut pandang Sirens, Mushashi, Gustave, Draco, dan lainnya. Masing-masing sudut pandang dipisahkan oleh bab.

Awal membaca novel ini, saya sempat merasa novel ini seperti novel The Mountains Echoed. Bedanya kalo di novel ini semuanya berada pada tempat yang sama dan dalam satu waktu. Masing-masing orang bercerita, dan ternyata mereka saling berhubungan dan terhubung di akhir cerita.

Suka sama ceritanya, meskipun sudah sering membaca tentang cewek yang menunggu orang yang dia suka bertahun-tahun, lalu akhirnya ketemu, terus happy ending. Tapi di sini sedikit berbeda. Dari latar ceritanya yang di kapal pesiar dan singgah di beberapa tempat yang tidak terlalu familiar (bagiku), terus ada beberapa dongeng yang baru aku baca di buku ini. Intinya, temanya sama tapi cara menceritakannya unik sekali.

Juga saya suka menebak-nebak. Kalau di kapal pesiar ini ada Langit, siapa Langit sebenarnya? Kenapa Reya tidak mengenalinya padahal mereka sering bertemu? Apakah Mushasi, orang yang menghabiskan tabungannya demi mencari Reya di pesiar ini? Ataukah Gustave sang koki yang banyak mengetahui hal-hal kecil tentang Reya dan bisa menceritakan dongeng jalan Para Kekasih dengan bahasa yang sama persis seperti yang digunakan Langit? Lalu ada hubungan apa antara Gustave dan Hamid Khan si pemilik kapal pesiar?

Temukan saja semuanya jawabannya di novel ini :)

Jangan tutup matamu. Kau harus menghadapi rasa takutmu dengan mata terbuka. Dan kau akan melihat bahwa rasa takut hanyalah imajinasimu.
[hal. 55]

December 31, 2013

[Review Novel] Montase

10:00 PM 0 Comments


IDENTITAS BUKU :
Judul : Montase
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit : GagasMedia
Editor : Ayuning & Gita Romadhona
Tebal : 357 halaman
Terbit : Cetakan pertama, 2012
ISBN : 979-780-605-7
Rating : 4/5 bintang

SINOPSIS :
Aku berharap tak pernah bertemu denganmu. 
Supaya aku tak perlu menginginkanmu. 
Memikirkanmu dalam lamunku. 
Supaya aku tak mencarimu setiap kali aku rindu.

Supaya aku tak punya alasan untuk mencintaimu. 
Dan terpuruk ketika akhirnya kau meninggalkanku.

Tapi...,
kalau aku benar-benar tak pernah bertemu
denganmu, mungkin aku tak akan pernah tahu
seperti apa rasanya berdua saja denganmu.
Menikmati waktu bergulir tanpa terasa.
Aku juga tak mungkin bisa tahu seperti apa
rasanya sungguh-sungguh mencintai...
dan dicintai sosok seindah sakura seperti dirimu.

Review :
Novel ini aku pinjem dari Mbak Sulis tanggal 14 Desember 2013. Langsung dibaca pas sampai di kostan sore itu juga. Dibaca sampai setengah 10, lalu disambung pagi tanggal 15 Desember 2013, dan selesai setengah jam kemudian.

Aku suka sama novelnya. Ceritanya mengalir, meskipun banyak hal baru bagiku. Aku yang tidak berjiwa seni ini, ogah membaca segala hal yang berbau seni. Tapi entah kenapa di novel ini semuanya begitu mengalir dan menarik. Tentang pembuatan film, film dokumenter, dan beberapa pengetahuan lain tentang film.

Meskipun di novel ini ada kisah percintaannya, namun tidak mendominasi. Malahan lebih dominan membahas banyak hal tentang sinematografi, dan sebagainya. Namun kisah percintaannya tetap ada dalam porsi yang pas.

Dari awal melihat novel ini, udah jatuh cinta sama covernya. Tapi tetap nggak mudeng kalo itu gambar roll film. Aku kira cuma gambar bingkai biasa haha. Suka banget sama covernya.

Alur ceritanya juga cepat, tidak bertele-tele. Suka sama tokoh-tokohnya, terutama Haru Enomoto. Rasanya dia ini unik banget. Untuk tokoh Rayyi, entah kenapa saya merasa kalau Rayyi dan Gilang di novel London ini memiliki sifat yang sama.

Soalnya diceritakan dari sudut pandang orang pertama, Rayyi. Begitupula dengan novel London yang menggunakan sudut pandang Gilang. Jadi apa yang mereka berdua pikirkan, bagaimana perkataan mereka, itu terkesan mirip.

Bukunya bagus. Ceritanya ringan dan mengalir, tapi penuh sama informasi baru. Terutama buat kamu yang belum banyak mengetahui sinematografi, dan yang menyukainya.

Setelah membaca 2 karya Windry Ramadhina, saya suka keduanya dan berniat membaca Orange dan Metropolis :)

December 7, 2013

[Review Novel] London: Angel

4:03 PM 2 Comments

IDENTITAS BUKU :
Judul : London: Angel
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit : GagasMedia
Tebal : 327
Cetakan pertama, 2013
ISBN : 979-780-653-7
Rating : 4/5

SINOPSIS :
Pembaca tersayang.

Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye.

Windry Ramadhina, penulis novel 'Orange', 'Memori', dan 'Montase', membawa kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemuinya. Apakah perjalanannya kali ini sia-sia belaka?

Setiap tempat punya cerita.
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.

Enjoy the journey,
Editor

REVIEW :
Akhirnya datang niat me-review juga :) Udah nyelesain dari beberapa hari yang lalu, tapi mau nulis reviewnya mentok hehe. Jadi London ini adalah seri STPC pertama yang saya baca. Dari awal udah niat banget pengen buku ini. Secara, ini London :3

Dari awal membaca, kita sudah bisa menduga bahwa Mbak Windry ini suka membaca buku karangan luar. Pengetahuannya akan dunia seni dan sastra pun tidak diragukan. Terbukti dengan adanya beberapa buku luar yang disebutkan, misalnya Wuthering Heights - Emily Bronte. Selain itu penjelasan seni yang begitu detail dan beberapa hal tentang sastra.

Selain itu, saya menyukai gagasan untuk memberikan nama julukan ke masing-masing orang. Seperti Dum and Dee, Brutus, Hyde, Goldilocks, dan V. Kesemuanya adalah nama-nama yang diambil dari nama tokoh buku karangan luar. Kesannya itu, tetap menjaga nama baik dan membuat kita penasaran akan buku yang dimaksud.

Brutus bukan namanya yang asli. Aku menjulukinya demikian karena dia sering bersikap tidak terduga seperti pengkhianat di salah satu kisah William Shakespeare. [hal 16]

Cover dan lainnya, saya suka banget. Merah dan hitam itu rasanya mewakili London banget. Terus ada bonus postcard nya juga, yang seperti lukisan-lukisan gitu. Keren :)

Untuk detail London nya pun, saya lumayan puas meskipun tetap tidak bisa membayangkan secara jelas di kepala. Yang jelas, saya jadi tau sisi lain London selain Bigben, London Bridge, Oxford. Rasanya, pengen ngerasain sendiri :)

Untuk sudut pandang, menggunakan sudut pandang Gilang sebagai orang pertama. Saya jarang membaca buku dengan sudut pandang laki-laki. Dan ternyata cerita dengan sudut pandang laki-laki itu keren juga. Setidaknya, jadi lebih tau gimana pola pikir mereka, dan yang jelas, tidak menye-menye haha.

Endingnya sendiri pun tidak tertebak. Saya sampai mengulang berkali-kali karena endingnya itu keren banget. Sempat rada speechless gitu jadinya. Ternyata, kalau kita percaya sama malaikat, mungkin kita bisa bertemu dengan mereka di bumi :')

Oh ya, hampir lupa. Saya suka cerita romantis-romantisnya. Dan tidak hanya satu cerita cinta, tapi ada 3 cerita cinta. Dan semua punya jalan keajaibannya masing-masing :)

Tapi ada satu hal yang agak mengganjal sih. Ada beberapa kata yang menurut saya janggal, entah itu saya yang nggak paham, atau emang typo, misalnya hibuk. Awalnya saya kira ini typo, harusnya sibuk. Tapi di halaman-halaman berikutnya, ada beberapa kata hibuk ini. 

Tapi di luar itu, saya suka banget. 4 bintang untuk London dan Goldilocks :)

Ada beberapa quote yang saya suka, seperti berikut:

"Ini tidak akan jadi yang terakhir, percaya kepadaku. London terlalu menarik untuk dikunjungi satu kali." [hal: 44]

"Lagipula, perjalanan cinta sejati tidak pernah mulus - begitu kata Shakespeare." [hal: 56]

"Kau tidak belajar mencintai. Kau mencintai dengan sendirinya." [hal: 297]

"Tidak ada yang terenggut. Setiap orang punya keajaiban cintanya sendiri. Kau hanya belum menemukannya." [hal: 320]

November 21, 2013

[Review Novel] Aku Tahu Kamu Hantu

10:17 PM 0 Comments

IDENTITAS BUKU :
Judul : Aku Tahu Kamu Hantu
Penulis : Eve Shi
Penerbit : GagasMedia
Editor : Alit Tisna Palupi
Proofreader : Jia Effendie
Penata Letak : Landi A. Handwiko
Desain dan Ilustrasi Sampul : Levina Lesmana
Ilustrasi Isi : Tyo
Tebal : 268 halaman
Terbit : Cetakan pertama, 2013
ISBN : 979-780-652-9

SINOPSIS :
Aku di sini,
kamu bisa melihatku,
tetapi kamu tidak bisa mendengarku.
Aku tahu kamu bingung,
tetapi yakinlah...
aku tidak pernah bermaksud jahat.
Aku hanya ingin meminta tolong,
karena kamulah satu-satunya orang
yang bisa memecahkan teka-teki ini.
Jika kamu melihatku lagi,
tolong jangan berpaling.
Semoga kamu mnegerti isyaratku.

REVIEW :
Awalnya sama sekali ga ada niatan beli novel ini, karena rasanya udah tertanam opini di kepala, kalo novel horor Indonesia itu ga serem. Horornya cuma tempelan, jadi jangan beli, percuma.

Tapi akhirnya pas ke Gramed, sambil nunggu, iseng baca novel ini. Eh ternyata suasana horor nya emang dapat banget. Meskipun waktu itu suasana Gramed sedang rame banget. Pas udah mau pulang dan novel ini baru di baca di bagian depannya, akhirnya dengan sukacita membelinya juga.

Sampai kost langsung dibaca, dan ketika bangun keesokan harinya langsung baca sampai tuntas. Soalnya penasaran :D

Kita mulai dari cover. Sampai saat ini, aku ga ngerti maksud bunga mawar pada cover nya. Ada yang mau ngasih tahu? Dan kalo Kak Duwi nggak bilang ada gambar tengkorak di tengah-tengah mawarnya, aku ga bakalan sadar sampai sekarang -__-

Terus masuk ke dalam buku, tentang ilustrasi tanda pergantian bab. Di bab pertama atau hari pertama, tampak seorang anak laki-laki kurus, tinggi, berjalan ke arah kita dengan wajah menunduk. Dan semakin bertambahnya bab, anak laki-laki itu kian mendekat dan semakin menampakkan wajahnya. Sumpah ya, yang bab terakhir itu ilustrasinya serem banget. Jadi takut sendiri -_-

Kalo teman-teman baca novel ini, teman-teman bakalan tahu maksud dari ilustrasi ini. Jadi, baca aja :)

Cerita bermula di hari ulang tahun Liv yang ke-17. Dia mulai bisa melihat seseorang yang semestinya tidak ada. Ngerti maksud ku? Ya, hantu. Di ulang tahunnya yang ke-17, Liv diberi "hadiah" bisa melihat makhluk halus atau hantu.

Nah, mulai hari itu, Liv bisa melihat sesosok perempuan berbaju putih di toilet sekolahnya, Chandra, anak tetangganya yang mengalami kecelakaan dan meninggal, di datangi Frans, teman sekolahnya yang menghilang entah kemana sewaktu di sekolah.

Mereka menampakkan wujudnya di hadapan Liv karena mereka ingin meminta bantuan Liv. Mungkin saja mereka sudah meninggal namun jasadnya belum di makamkan secara layak, dan berharap Liv menemukan jasad mereka.

Namun masalah belum berhenti disitu. Belum lagi masalah hantu selesai, Liv harus menghadapi bullying yang dilakukan oleh Terrific Trio, 3 cowok cakep idola satu sekolah. 

Pada akhirnya, Liv harus membantu teman seangkatannya yang di bully sambil berusaha "menolong" Frans. Namun karena terlalu ikut campur, akhirnya Liv sendirilah yang menjadi korban.

Aku suka ceritanya. Dari awal sudah muncul beberapa konflik, yang meskipun konflik kecil namun membuat cerita menjadi lebih greget. Namun terkadang aku kesulitan memahami beberapa kalimat di dalam novel ini, mungkin karena ini adalah novel debut, jadi masih belum biasa membaca gaya berceritanya.

Ceritanya seru, horornya dapat, main detektif-detektifannya juga ada, dan ternyata ada ending yang tidak terduga. Sayang, 268 halaman terlalu sedikit untuk novel sekeren ini.

Tapi 

Aku berharap mbak Eve Shi meneruskan novel ini, mungkin bisa membahas tentang si Sosok Perempuan Berbaju Putih di toilet sekolah Liv? Aku penasaran, siapa perempuan ini? Kenapa dia berkeliaran di toilet? Apakah dia salah seorang siswi di sekolah itu?

3.5 bintang untuk novel ini :)

October 27, 2013

[Review Novel] Rahasia Sunyi

9:05 AM 0 Comments


IDENTITAS BUKU :
Judul : Rahasia Sunyi
Penulis : Brahmanto Anindito
Penerbit : GagasMedia
Editor : eNHa
Proofreader : Ibnu Rizal & Christian Simamora
Penata Letak : Wahyu Suwarni
Desain Cover : Jeffri Fernando
Tebal : 361 halaman
Terbit : 2012
ISBN : 979-780-611-1
Rating : 3.5/5
Status : Hadiah giveaway dari Mbak Maya 

SINOPSIS :
Lautan Angkasawan pergi ke Pegunungan Kerinci karena sebuah teka-teki.

Kirey Fowler, mantan kekasihnya, tewas dalam kecelakaan di kawasan gunung tertinggi di Sumatra itu. Lachlan Fowler, sang ayah, berharap Lautan membantunya menyibak rahasia di balik kematian anak perempuannya.

Di tengah belantara kemungkinan, satu per satu pintu misteri terbuka. Tapi, Lautan tidak sendiri. Sesuatu terus menghalanginya untuk menyingkap tanda tanya. Nyawanya terancam untuk sebuah jawaban...

REVIEW :
Cerita dimulai dengan pertemuan kembali Lautan dengan Lachlan Fowler, ayah dari mantan kekasihnya, Kirey Fowler. Dari situ Lachlan berusaha membujuk Lautan untuk menyingkap misteri di balik kematian putrinya.

Lachlan Fowler tidak percaya pada alasan kematian putrinya yang diberitahukan oleh Polda. Dia merasa ada yang janggal dan ingin Lautan mencari tahunya. Namun, hal itu mendapatkan kecaman dari mantan istrinya, Lusi. Lusi tidak ingin Lautan mengalami nasib yang sama dengan Wendy, orang pertama yang disuruh mengungkap kematian Kirey namun berakhir dengan kematian.

Lautan yang merasa berhutang budi pada Kirey, akhirnya bersedia datang ke Kerinci dan memecahkan misteri meninggalnya Kirey dengan bantuan scrapbook milik Kirey. Lautan tidak sendirian, ia dibantu oleh Tiara, pacarnya, yang menderita Hemofilia.

Dan bergulirlah cerita dengan lancar. Novel ini sempat dianggurin beberapa saat. Pertama, aku kurang suka sama covernya. Kedua, aku agak bingung sama nama-namanya yang kebaratan dan susah disebut, padahal ini novel Indonesia asli. Ketiga, karena ceritanya seperti detektif, aku kira bahasanya berat.

Sampai kemudian aku membacanya, dan langsung jatuh cinta sama novel ini. Di bagian Catatan Pengarang, penulis menyebut tentang Batam, kota asalku. Kemudian mulai membaca isinya, dan bahasanya benar-benar bagus namun mudah dipahami. Apalagi sesampainya Lautan di Padang, dan ada dialog-dialog Padangnya. Aku membaca sambil menirukannya dengan logat Padang, dan itu seru sekali! haha. 

Meskipun dikejar deadline tugas, laporan, dan acara bazar buku, rasanya tetap gabisa ngelepas novel ini. Ceritanya menarik, dan aku suka detektif-detektifan kaya gini. Sampai akhirnya datang bagian paranormal -_-

Karena aku orang beragama, aku percaya kalo kita itu hidup sama makhluk lain, dan ada hal-hal yang pasti terjadi di luar nalar manusia. Namun hal ini tidak berlaku untuk Lachlan Fowler yang seorang atheis. Baginya, seeing is believing. 

Cerita yang tadinya begitu menyenangkan, berubah suram karena cerita-cerita paranormal tersebut. Aku kurang percaya sama paranormal gitu. Udah gitu, cerita si Roa, paranormal yang dituduh membunuh Kirey itu aneh. Berbelit-belit gitu. Belum selesai cerita Kirey, datang lagi cerita tentang Aria, arwah dokter hewan yang meninggal bunuh diri.

Tapi abaikan cerita si paranormal itu. Di luar itu, semuanya tetap menarik. Endingnya ga ketebak. Ternyata orang yang kita anggap baik, ternyata malah dia dalangnya. Yah, sama kaya fim thriller hollywood lah.

Untuk penggambaran karakter, aku suka tokoh Kirey. Meskipun dia sudah meninggal, tapi deskripsi Kirey dari orang-orang disekitarnya sangat jelas. Kirey yang cantik, mandiri, mapan, dan wanita yang kuat. Entah siapa yang bisa menolak dirinya.

Selain itu, banyak penggunaan teknologi yang digunakan Lautan selama berada di Sumatra, yaitu Quora dan Google+. Aku baru tau kalo kita bisa hangout di G+, jadi semacam skype-an via Google+. Hal-hal seperti ini bisa nambah-nambah pengetahuan kita tentang teknologi. Siapa tau suatu saat nanti berguna :D

Andai novel ini murni thriller, pasti lebih bagus lagi~

Oh ya, ada beberapa typo disini :
Hal 28 : konsekwensi harusnya konsekuensi
Hal 58 : Sungai penuh harusnya Sungai Penuh (nama tempat)

September 16, 2013

[Review Novel] Restart

8:51 PM 1 Comments

IDENTITAS BUKU :
Judul : Restart
Penulis : Nina Ardianti
Penerbit : GagasMedia
Editor : Prisca Primasari
Proofreader : Christian Simamora
Penata Letak : Gita Ramayudha
Desainer Sampul : Dwi Annisa Anindhika
Tahun Terbit : 2013
Tebal : 446 halaman
ISBN : 979-780-631-6

SINOPSIS :
Aku selalu mengira tak akan bisa hidup tanpa cintanya.Aku lupa, semua luka perlahan-lahan akan sembuh juga. Biarkan saja waktu yang jadi obatnya.

Saat itu akan tiba, ketika aku benar-benar menerima kenyataan bahwa kini tak ada lagi 'kita'. Sekarang hanya aku minus dirinya. Dia pergi terlalu lama dan aku terlalu bodoh terus-terusan memikirkan dirinya. Aku bisa hidup tanpa kenangan dan senyumannya. Kalau sebelum mengenal dia saja aku bisa bahagia, apa bedanya bahagia setelah tanpa dirinya?

Aku pasti akan jatuh cinta lagi. Suatu hari nanti... dan dengan yang lebih baik dari dirinya.