September 16, 2017

[Book Review] Sometimes I Lie by Alice Feeney

6:23 PM 0 Comments
Goodreads

IDENTITAS BUKU:
Judul: Sometimes I Lie
Penulis: Alice Feeney
Penerbit: Penerbit HQ
Tebal: 384 halaman
Terbit: Ebook edition, Maret 2017
ISBN: 9780008225360

BLURB:
My name is Amber Reynolds. There are three things you should know about me.
1. I'm in coma.
2. My husband doesn't love me anymore.
3. Sometimes I lie.


Seperti biasa, pertama kali tertarik membaca buku ini setelah melihat IG story-nya Mbak Alvina. Terima kasih buat Mbak Vina yang sudah meracuniku secara tidak langsung dengan novel-novel menarik seperti ini 😆

Setelah kalian melihat dan membaca kalimat-kalimat di cover, tidakkah kalian tertarik untuk membacanya? Itulah yang terjadi padaku. Setelah menemukan ebook-nya di Bookmate langsung saja semua bacaan lainnya ditinggalkan.

Novel ini diceritakan secara bergantian dalam 3 masa: masa sekarang, masa lalu, dan tahun 1991. Masa sekarang menceritakan tentang Amber yang terbangun dalam kondisi koma. Dia bisa mendengar apa yang terjadi di sekitarnya namun dia tidak bisa menggerakkan tubuh dan tidak bisa berbicara. Masa lalu juga diceritakan menggunakan sudut pandang Amber, tentang pekerjaannya, hubungannya dengan temannyaJo, suaminyaPaul serta saudara perempuannyaClaire. Sedangkan tahun 1991 diceritakan melalui diary seorang anak perempuan yang tidak kita ketahui namanya. Anak perempuan itu menceritakan tentang keluarga, terutama ibunya yang tidak peduli padanya dan temannya.

Sejak awal membaca kita akan penasaran akan kaitan antara masa lalu dengan sekarang. Apa yang menyebabkan Amber koma, mengapa orang tuanya lebih memihak kepada Claire ketimbang dirinya, mengapa ia mencurigai adanya hubungan antara Paul dengan Claire. Sepanjang cerita kita akan dibuat menebak-nebak apa yang terjadi. Begitu pula dengan diary tahun 1991. Kita pasti bisa menebak siapa anak perempuan yang menulisnya. Namun ketika kita mulai yakin dengan tebakan kita, satu-persatu fakta terungkap dengan hasil yang tidak terduga.

Ceritanya menarik dan membuat penasaran hingga kita tidak sabar untuk segera menyelesaikannya. Alurnya juga cepat dan bahasanya mudah dipahami. Meskipun terbagi menjadi 3 masa, namun kita tidak akan kesulitan membedakan masing-masing ceritanya. Dalam segi karakater, kita juga akan kebingungan menentukan apakah tokoh ini baik atau jahat. Bisa saja dari segi sikap dan perilaku mereka baik, namun ketika Amber bercerita, dia menganggap tokoh-tokoh tersebut tidak baik. Namun lagi-lagi, ingatlah kembali judul buku ini dan siapa yang mengatakannya.

Meskipun sudah beberapa kali membaca bagian akhir, masih saja ada misteri yang rasanya belum terpecahkan dan membuat kita bingung. Namun tetap saja, cerita, twist, dan ending buku ini tidak akan mengecewakanmu. Mengutip kalimat Mbak Vina dalam review-nya tentang Sometimes I Lie di sini

...salah satu buku thriller yang "rahasianya" awet dibawa sampai akhir.

Jadi, tidakkah kalian ingin membaca buku ini? 😉

September 14, 2017

[Blog Tour | Review | Giveaway] The Sun is Also a Star by Nicola Yoon

6:37 AM 6 Comments
Goodreads

IDENTITAS BUKU:
Judul: The Sun is Also a Star
Penulis: Nicola Yoon
Penerbit: Penerbit Spring
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Penyunting: Selsa Chyntia
Proofreader: Titish A.K.
Desain Sampul: Irene Ritonga
Layout Sampul: @teguhra
Tebal: 384 halaman
Terbit: Cetakan pertama, April 2017
ISBN: 978-602-60443-6-5

BLURB:
Natasha: Aku seorang gadis yang hanya percaya pada sains dan fakta. Peduli setan dengan takdir, atau cita-cita yang tak akan pernah jadi nyata. Aku jelas-jelas bukan jenis gadis yang bisa jatuh cinta pada seorang pemuda yang kutemui secara acak di jalanan Kota New York. Belum lagi ketika keluargaku akan dideportasi kembali ke Jamaika dalam hitungan dua belas jam. Jatuh cinta, tidak akan pernah menjadi bagian dalam kisahku.

Daniel: Aku selalu menjadi anak yang baik, siswa yang baik, menjalani ekspektasi orangtuaku yang tinggi. Tidak pernah menjadi pemimpi, apalagi penulis puisi. Tapi saat aku melihat gadis itu, aku melupakan semuanya. Sesuatu tentang Natasha memuatku berpikir bahwa takdir memiliki sesuatu yang luar biasa... bagi kami berdua.



Kalian tahu apa yang paling menarik dari buku ini? Buku setebal 384 halaman hampir 85% terjadi hanya dalam waktu 1 hari. Menarik, bukan?

Apakah kalian percaya akan takdir? Percaya bahwa satu kejadian akan berdampak pada kejadian dan hal-hal berikutnya di masa depan. Itulah yang terjadi pada Natasha dan Daniel.

Asal tahu saja: Aku tidak percaya takdir. Tapi aku putus asa [hal: 13]

Natasha dan keluarganya adalah imigran gelap dari Jamaika. Selama ini mereka bisa hidup seperti biasa di Amerika, sampai suatu ketika ayahnya berbuat suatu kesalahan yang berakhir dengan terungkapnya identitas keluarga mereka. Di hari terakhirnya sebelum dideportasi, Natasha akan berusaha keras untuk mengubah nasibnya.

Daniel adalah anak bungsu di keluarganya yang keturunan Korea dan tinggal di Amerika. Kakak laki-lakinyaCharlieadalah anak yang sempurna dan menjadi kebanggaan orangtuanya. Namun semuanya berubah ketika Charlie dikeluarkan dari Sekolah TerbaikUniversitas Harvard karena nilai-nilainya yang jelek. Oleh karena itulah semua tekanan orangtua mereka kini beralih pada Daniel. Hari di mana Daniel akan mengikuti wawancara untuk memasuki Sekolah Terbaik KeduaUniversitas Yale, dalam perjalanan itulah dia bertemu dengan Natasha.

Kisah-kisah kecil selanjutnya akan menjadi takdir mereka di waktu berikutnya.

***

Terima kasih kepada Penerbit Spring yang telah memberikan kesempatan bekerja sama dalam Blog Tour kali ini 😊

Untuk masalah cover, meskipun berbeda dengan cover aslinya, namun tetap saja cover-cover dari Penerbit Spring tidak pernah mengecewakan. Gambar-gambar yang ada di cover-nya juga menjelaskan hal-hal yang terdapat di dalam novel ini.

Cerita ini dituliskan dalam sudut pandang pertama dari beberapa tokoh. Mengingatkanku akan novel Wonder karangan R.J. Palacio yang akan di-film-kan itu. Hal ini membuat kita memahami perasaan masing-masing tokoh. Awalnya memang kesulitan dalam mengingat, namun karena cerita masing-masing tokoh sangatlah unik, kita akan terbiasa membacanya bahkan menyukai berbagai sudut pandang tersebut.

Alur dalam novel ini menggunakan alur bolak-balik, terutama bagi orangtua Natasha dan Daniel. Ceritanya juga mengalir meskipun hal-hal yang dibahas terasa ilmiah. Adanya catatan kaki menjadi nilai tambah pada novel-novel terbitan Spring dan Haru karena sangat membantu kita dalam memahami jalan cerita sekaligus menambah wawasan.

Interaksi antara kedua tokoh utama juga menarik. Bagaimana mereka menghabiskan waktu bersama-sama dalam satu hari dan berharap bahwa takdir akan mengubah jalan hidup mereka.

Hal yang paling menarik terdapat di bagian penutup. Tidak menyangka bahwa satu perbuatan kecil bisa berpengaruh besar terhadap kehidupan seseorang 😉





Halo teman-teman!

Selamat datang di The Chocolate Tale. Blog terakhir dalam rangkaian Blog Tour The Sun is Also a Star. Tugas kalian adalah mengumpulkan kepingan puzzle dari masing-masing blog. Terakhir, kalian akan mengikuti Giveaway Final yang akan diadakan langsung di fanpage Penerbit Spring (klik di sini). Nah ini dia kepingan puzzle dari The Chocolate Tale:

                

September 4, 2017

[Blog Tour | Review | Giveaway] P.S. I Still Love You by Jenny Han

8:26 AM 0 Comments
Goodreads


IDENTITAS BUKU:
Judul: P.S. I Still Love You (To All the Boys I've Loved Before #2)
Penulis: Jenny Han
Penerbit: Penerbit Spring
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Penyunting: Selsa Chintya
Proofreader: Titish A.K.
Ilustrasi Isi: @teguhra



Dari: Lara Jean Song Covey
Kepada: Pembaca
Subject: Aku masih mencintai Peter

Dear Pembaca, selamat datang di kisah kedua dalam hidupku. Kalian bisa membaca kisah pertamaku di sini. Setelah surat-surat cintaku dikirim begitu saja oleh Kitty—adikku—yang berakhir dengan pacaran pura-pura dengan Peter Kavinsky—cowok paling keren di sekolah—aku tidak menyangka bahwa aku akan benar-benar jatuh cinta padanya.

Pada Hari Natal Peter datang ke rumahku dan berantem dengan Josh yang mengakibatkan kakakku Margot mengetahui rasa sukaku pada Josh. Kemudian aku mengusir Peter dan semenjak itu kami tidak saling berbicara lagi. Jadi aku menulis surat untuk berbaikan dengan Peter. Sayangnya, respon Peter tidak sebaik yang aku kira.

Selain hubunganku dengan Peter, aku juga masih mendapatkan masalah dari Genevieve--mantan pacar Peter--yang aku rasa masih mencintainya. Aku juga masih magang di Belleview (semacam panti jompo) dan orang favoritku di sana adalah Stormy. Dia begitu enerjik dan memberikan banyak saran untukku termasuk menjodoh-jodohkanku dengan cucunya yang ternyata adalah John(ny) Ambrose McClaren, salah satu penerima surat cintaku.

Tahun ini juga merupakan tahun terakhirku di SMA. Aku sangat berharap agar bisa diterima di universitas yang sama dengan Peter. Selain itu, aku dalam misi yang sama dengan Kitty yaitu menjodohkan tetangga depan rumahku dengan Daddy!

Dari: Dyah
Kepada: Pembaca
Subject: Resensi novel ini

-COVER-
Siapa sih yang tidak suka dengan cover novel-novel Penerbit Spring? Apalagi novel ini tetap mempertahankan cover aslinya yang indah. Terima kasih untuk Penerbit Spring yang telah mempertahankan cover asli untuk seri TATBILB ini. Tidakkah kalian berpikir bahwa cewek yang ada di cover ini cocok untuk memerankan Lara Jean?

-TOKOH-
Tokoh-tokoh di novel ini sebagian besar sama dengan di seri pertamanya. Hal yang aku suka dari seri ini adalah meskipun tokohnya banyak, namun apabila perannya sudah selesai di buku sebelumnya maka akan jarang muncul di buku berikutnya. Jadi kita bisa fokus dengan tokoh lainnya.

Kalian sudah tahu kan bahwa buku pertamanya akan difilmkan? Sudah tau siapa aktor/aktris yang akan memerankannya? Ini dia beberapa pemerannya:

Lana Condor as Lara Jean | sumber
Noah Centineo as Peter Kavinsky | sumber

Anna Cathcart as Kitty (kiri), Janel Parrish as Margot (kanan) | sumber 
Bagaimana pendapat kalian? Apakah kalian setuju dengan pemilihan aktor/aktris-nya? Aku pribadi lebih suka cewek di cover sebagai pemeran Lara Jean :")

-CERITA-
Seri kedua dari kisah Lara Jean dan Peter. Seperti buku pertamanya, buku kedua ini ceritanya sangat "manis." Meskipun di beberapa bagian ada hal-hal yang bikin deg-degan panik ga bisa ngebayangin gimana rasanya kalo dapat masalah yang sama seperti Lara Jean.

Di buku kedua ini kental dengan suasana kekeluargaan. Hubungan antara Kitty-Lara Jean, Margot-Lara Jean, Gadis-gadis Song dengan ayah mereka. Manis sekali. Sebagai orang tua tunggal ayah mereka sukses membentuk kepribadian gadis-gadis Song dengan sangat baik.

Beberapa masalah yang diangkat juga masalah remaja yang (mungkin) kerap terjadi di usia mereka. Hubungan Lara Jean dengan Peter juga semakin manis. Kadang terharu dengan sikap Peter dan bagaimana ia mencoba menyelesaikan masalahnya dengan Lara Jean. Masih banyak yang belum terselesaikan di buku kedua ini. Masih penasaran bagaimana kelanjutan Lara Jean dengan Peter dan John? Apakah Josh akan semakin "jauh" dari mereka? Bagaimana kelanjutan perjodohan yang Kitty dan Lara Jean lakukan untuk ayah mereka dengan tetangga mereka sendiri?

Buku kedua ini sangat sesuai dibaca apabila kalian mencari bacaan yang ringan dan manis namun tetap memiliki konflik yang lumayan. Namun hati-hati bagi remaja usia SMA karena bahasan soal "itu" lumayan banyak di buku ini.





Tidak sabar menunggu buku ketiganya terbit :)



***



Halo!
Selamat datang di The Chocolate Tale. Blog terakhir dalam rangkaian Blog Tour novel seri To All the Boys I've Loved Before. Tugas kalian adalah mengumpulkan jawaban dari masing-masing host Blog Tour, dan setelahnya akan ada Giveaway Final di fanpage Penerbit Spring. Adapun pertanyaan dari blog ini adalah:

Siapakah cucu Stormy yang datang ke Belleview dan dijodohkan dengan Lara Jean?

Happy Blog Tour teman-teman! 😊