November 25, 2017

[Blog Tour | Review ] Boss & Me by Gu Man

10:41 AM 0 Comments
Goodreads

IDENTITAS BUKU:
Judul: Boss & Me
Penulis: Gu Man
Penerbit: Penerbit Haru
Penerjemah: Jeanni Hidayat
Penyunting: Arumdyah Tyasayu
Proofreader: Seplia
Desain kover: Junweise
Layout kover: @teguhra
Ilustrasi isi: @fadiaaaa__
Tebal: 410 halaman
Terbit: Cetakan pertama, Oktober 2017

BLURB:
"Halo Nona Xue Shan Shan. Aku membawakan makan 
siang yang telah disiapkan oleh Presdir Feng."

Gara-gara memiliki golongan darah yang unik,
Shan Shan tiba-tiba dipanggil ke rumah sakit.
Shan Shan pun mendonorkan darahnya untuk
adik pemilik Grup Feng Teng, tempatnya bekerja.

Setelah itu, Presdir Feng selalu mengirimkan bekal
makanan. Shan Shan yang tadi sempat terharu oleh 
kebaikan bosnya, mulai merasa ada yang tidak beres.
Di saat Shan Shan pikir kiriman bekal itu sudah
berhenti, ia malah dipanggil ke ruangan Presdir Feng.

Gawat! Kenapa Presdir Feng malah mengajak 
Shan Shan makan berdua di ruangannya?



Kehidupan Shan Shan yang semula biasa saja berubah ketika suatu hari ia diminta mendonorkan darahnya yang langka untuk seseorang. Siapa sangka penerima donornya adalah adik dari bos tempatnya bekerja. Semenjak itu Shan Shan selalu diberikan bekal makan siang oleh bosnya, Presdir Feng. Namun, siapa yang betah jika harus memakan tumis hati babi setiap hari?

Shan Shan mulai lelah jika harus memakan bekal tersebut setiap hari, dan suatu ketika, pengiriman bekal pun berhenti. Ketika ia mulai bersyukur karena tidak harus memakan tumis hati babi, ternyata Presdir Feng mengajaknya makan di ruangannya.

Shan Shan adalah seorang gadis yang berasal dari daerah dan lulusan universitas kelas 2. Meskipun kemampuan bahasa inggrisnya bagus, namun Kepala Bagian Keuangan tempatnya bekerja tidak mengerti bagaimana mungkin Shan Shan bisa bekerja di perusahan bonafide seperti Grup Feng Teng. Kepala Bagian Keuangan selalu menyangka bahwa Shan Shan diterima karena adanya nepotisme. Dugaan ini diperkuat semenjak Presdir Feng selalu mengirimkan bekal makan siang dan pada akhirnya mengundang Shan Shan langsung ke ruangannya.

Kisah antara Shan Shan dan Presdir Feng pun terus berlanjut hingga suatu hari Presdir Feng menyatakan perasaannya, namun Shan Shan menolaknya! Sebenarnya, apa yang terjadi?

***

Siapa yang tidak jatuh cinta dengan kover dan pemilihan warna di novel ini? Indah sekali, bukan? Saya sudah sering melihat novel ini di akun bookstagram dan hampir semuanya indah, apalagi jika fotonya diedit ala-ala musim gugur.

Ceritanya juga ringan dan menghibur. Shan Shan yang polos dan Presdir Feng yang dingin namun sebenarnya jahil sangat menarik untuk dibaca. Topiknya seperti yang biasa kita baca, antara bos dengan gadis biasa. Namun bos-bos pada cerita di luar sana cenderung tergambarkan sebagai seseorang yang dingin dan arogan, sedangkan Presdir Feng ini terlihat dingin namun sebenarnya jahil sekali. Misalnya, ketika Presdir Feng menyuruh Shan Shan memetik lobak sementara semua orang pergi memancing. Pembaca akan penasaran kejahilan apalagi yang akan dilakukan Presdir Feng terhadap Shan Shan.

Cerita dituliskan dalam sudut pandang orang ketiga, dimana pembaca bisa langsung mengetahui isi hati dari masing-masing tokoh. Terjemahannya juga bagus dan rapi, enak untuk dibaca.

Bagi kalian yang jarang membaca/menonton cerita Mandarin mungkin akan kesulitan membedakan nama-nama tokohnya karena mirip-mirip.

Hal lain yang menjadi nilai lebih untuk novel ini adalah epilog di bagian akhir yang lucu dan menyenangkan. Isinya random, masih seputar kehidupan Shan Shan dan Presdir Feng. Misalnya, tentang buah favorit Shan Shan yaitu stroberi dan bayberry. Namun yang menjadi obsesinya adalah bayberry karena dulu Shan Shan sulit menpatkannya karena harganya yang mahal. Selain itu ada juga kisah tentang Presdir Feng yang saling "berkompetisi" dengan rekan kerjanya dalam game online. Karena kalah telak, maka Feng Teng berusaha membalas kekalahannya. Lucu sekali bagian yang ini. Dari sini kita bisa melihat karakter Presdir Feng yang sebenarnya.

Jika kalian mencari bacaan yang ringan, namun lucu dan menghibur, novel ini adalah jawabannya.

"Pantas saja, kata orang sesuatu yang susah didapat adalah sesuatu yang paling berharga." [hal: 341]



Terima kasih kepada Penerbit Haru yang telah memberikan kesempatan untuk menjadi host Blog Tour :)

Untuk giveawaynya, masing-masing peserta harus berkunjung ke setiap blog untuk menemukan jawaban dari masing-masing host. Jawaban dikumpulkan pada saat GIVEAWAY FINAL di fanpage Penerbit haru KLIK DI SINI.

Pertanyaan dari blog ini adalah:
Sebutkan nama buah yang menjadi obsesi Shan Shan!

Simpan jawaban kalian hingga tiba giveaway final ya.
Semoga beruntung! 😄