Showing posts with label Scene on Three. Show all posts
Showing posts with label Scene on Three. Show all posts

May 13, 2014

Scene on Three #2

7:00 AM 3 Comments
Assalamualaikum :) 

Tanggal 13, itu waktunya mengikuti meme Scene on Three yang di host oleh Mbak Bzee di blognya Bacaan B.Zee. Yah, ini baru Scene on Three kedua setelah terakhir mengikuti tanggal 13 Oktober 2013. Maaf ya Mbak, absennya kelamaan ^^v.


Kali ini pengen menulis ulang sebuah adegan dari novel Amelia- Tere Liye di halaman 275,

... Mamak sungguh sedih melepas Kak Eli sekolah di Kota Kabupaten. Mamak selalu menyimpan sendiri perasaannya. Jika ia terlihat biasa, semua pekerjaan rumah beres, seperti ada atau tidak ada Kak Eli sama saja, maka itu karena Mamak ingin kami melihatnya demikian. Jika ia menatap datar di peron stasiun, sama sekali tidak menunjukkan perasaannya, karena ia ingin Kak Eli pergi dengan riang, tanpa beban pikiran.

Adegan di atas persis sekali dengan yang aku alami. Bedanya, bukan Mamak yang terlihat datar, tapi Bapak. Waktu pertama kali aku berangkat ke Solo sendirian, Bapak nemanin aku sampai di depan ruang tunggu. Lama sekali kami menunggu di situ. Bapak mengisi waktunya dengan menasihatiku dan menceritakan sebagian masa kecilnya. 

Bapak tidak menangis, malahan ketawa-ketawa selama bercerita. Tidak seperti Mama yang nangis-nangis pas aku mau pergi. Bapak biasa aja, nggak nangis. Bahkan tetap senyum ketika melihatku jalan sambil menangis ketika pesawatku mau berangkat.

Waktu itu aku mikirnya, apa Bapak nggak sedih ya kalo aku pergi. Dan pertanyaan itu kejawab setelah 3 semester. Oom ku diceritain sama Mamaku kalo sepulang dari Bandara, Bapak itu nangis sedih sekali. Bapak nggak nangis di depanku supaya nggak jadi beban untukku.

Terus adik cowokku, di hari aku berangkat, sempat-sempatnya sepagian itu dia pergi main. Tapi pas aku mau pergi, mendadak dia muncul. Mukanya lempeng aja, nggak keliatan sedih. Juga nggak pernah sms atau nelpon. Aku kira dia nggak ngerasa kehilangan atau gimana.

Dan setelah 3 semester, aku baru tau kalo dia juga ngerasa kehilangan. Aku lupa dengar dari dia atau dari siapa, yang jelas dia ngomong "kalo ada Mbak Dyah adek nggak terlambat sekolah ya. Masih bisa sarapan sama minum Milo dulu. Kalo nggak ada Mbak Dyah, adek pasti kelamaan di kamar mandi." Ternyata dia masih ngerasa kehilangan :")

Yah, begitulah. terkadang orang yang kelihatannya biasa aja, ternyata menyimpan emosi yang lebih besar. Mereka cuma nggak mau jadi pusat perhatian dan dianggap "lebay" dalam menunjukkan perasaannya. Jadi ya dipendam sendiri.

Maaf Mbak Bzee, malah jadi curhat. Pas nulis ini juga nangis loh :'D

Pengen ikutan Scene on Three? Ini dia caranya:
1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dalam suatu post.
2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
5. Meme ini diadakan setiap tanggal tiga, sesuai dengan ketersedian tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31). 

October 13, 2013

Scene on Three #1

9:06 AM 2 Comments
Assalamualaikum :)

Ini Scene on Three pertama yang saya ikutin di blog ini. Sebelumnya udah ikutan sekali entah di blog yang mana, jadi diulang dari satu aja ya hehe (efek sering ganti-ganti blog).



Kali ini saya mengambil sebuah percakapan yang ada di novel London: Angel karangan Windry Ramadhina, di halaman 320, yang isinya:

Goldilocks menjawab, "Tidak ada yang terenggut. Setiap orang punya keajaiban cintanya sendiri. Kau hanya belum menemukannya."

Suka sama kata-kata di atas. Mungkin ketika kita menyukai seseorang atau menghabiskan waktu yang cukup lama dengan seseorang, dan pada akhirnya harus berpisah, kita berpikir bahwa telah menyia-nyiakan waktu.

Aku pernah baca di suatu komik, sepasang kekasih yang udah pacaran sangat lama, dan akhirnya berpisah. Si perempuannya sangat menyesali itu. Dia menyesali waktu dan masa mudanya yang terbuang. Dia menyesali kecantikannya yang telah hilang dan malah dihabiskan dengan orang yang salah.

Nah, Goldilocks berusaha menghibur kita dengan kata-kata di atas. Waktu, kecantikan, harta, atau apapun yang telah berlalu bukan suatu hal yang terenggut dari kita. Tapi hal-hal itu memberi tahu kita bahwa kita belum menemukan orang yang tepat, belum menemukan keajaiban kita sendiri. 

Tugas kita adalah sabar, merubah diri menjadi lebih baik, menunggu dan bersiap. Menunggu dan bersiap akan datangnya keajaiban cinta kita sendiri :)

Pengen ikutan Scene on Three, ini dia caranya:
1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dalam suatu post.
2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
5. Meme ini diadakan setiap tanggal tiga, sesuai dengan ketersedian tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).